KOWANI Nasional

Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) Pusat — organisasi induk seluruh organisasi wanita Indonesia yang berdiri sejak 1958 dan hubungannya dengan KOWANI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Berdiri: 1958 100+ Organisasi Anggota Bandung, 1958

Kongres Wanita Indonesia Pusat

Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) adalah organisasi induk seluruh organisasi wanita Indonesia yang berdiri sejak 1958. KOWANI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan cabang dari KOWANI di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di bawah koordinasi KOWANI Provinsi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

KOWANI Nasional
KOWANI Pusat — federasi organisasi wanita Indonesia sejak 1958.

Sejarah KOWANI

KOWANI didirikan pada 22 Desember 1958 di Bandung sebagai federasi organisasi wanita Indonesia. Organisasi ini lahir dari semangat persatuan perempuan Indonesia untuk berperan aktif dalam pembangunan nasional setelah kemerdekaan. Pendirian KOWANI merupakan tonggak penting dalam sejarah gerakan perempuan Indonesia.

Peran KOWANI Nasional

  • Wadah penampungan aspirasi organisasi wanita seluruh Indonesia.
  • Membina dan mengembangkan potensi perempuan Indonesia.
  • Mitra pemerintah dalam kebijakan pemberdayaan perempuan.
  • Representasi perempuan Indonesia di forum internasional.
  • Penggerak program kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Struktur KOWANI

KOWANI memiliki struktur organisasi dari tingkat pusat hingga daerah:

  • KOWANI Pusat — pengurus tingkat nasional di Jakarta.
  • KOWANI Provinsi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung — pengurus tingkat provinsi.
  • KOWANI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung — pengurus tingkat kota (kami).
  • Organisasi Anggota — 52 organisasi wanita di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Hubungan dengan KOWANI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

KOWANI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan bagian dari struktur KOWANI tingkat daerah, di bawah KOWANI Provinsi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. KOWANI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjalankan program yang selaras dengan arah kebijakan KOWANI nasional, dengan penyesuaian terhadap kebutuhan perempuan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Koordinasi dilakukan secara berkala melalui rapat koordinasi dan pelaporan program.

KOWANI Nasional dalam Angka

67
Tahun Perjalanan
100+
Organisasi Anggota
34
Provinsi Cabang
514
Kabupaten/Kota

Tonggak Sejarah KOWANI Nasional

1958

Pendirian KOWANI

KOWANI didirikan pada 22 Desember 1958 di Bandung sebagai federasi organisasi wanita Indonesia.

1972

Pendirian KOWANI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

KOWANI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didirikan sebagai cabang KOWANI di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

1985

Kongres Wanita Nasional

KOWANI menggelar kongres nasional yang memperkuat arah gerakan perempuan Indonesia.

1995

Platform Beijing

KOWANI berperan dalam penyusunan platform aksi Beijing untuk hak perempuan.

2018

Penguatan Program UMKM

KOWANI nasional meluncurkan program pemberdayaan ekonomi perempuan secara nasional.

2024

Kepengurusan Baru

KOWANI Pusat dan KOWANI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menetapkan kepengurusan periode 2024–2029.

Galeri KOWANI Nasional

KOWANI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berada di bawah KOWANI Provinsi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan KOWANI Pusat, dengan program yang selaras dengan arah nasional.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan KOWANI nasional didirikan?

KOWANI nasional didirikan pada 22 Desember 1958 di Bandung sebagai federasi organisasi wanita Indonesia.

Apa hubungan KOWANI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan KOWANI nasional?

KOWANI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan cabang KOWANI di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di bawah KOWANI Provinsi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan KOWANI Pusat.

Berapa jumlah organisasi anggota KOWANI nasional?

KOWANI nasional menghimpun lebih dari 100 organisasi wanita anggota dari seluruh Indonesia.

Bagaimana koordinasi KOWANI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan pusat?

Koordinasi dilakukan melalui KOWANI Provinsi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan rapat koordinasi dan pelaporan program secara berkala.